walaatahinuu walaa taxzanuu wa antumul aclawna inkuntum mu'uminiin :: Sh. Mustafe X. Ismaaciil BeliLAA TAHINUU WALAA TAHZANUU (Jangan Lemah dan Bersedih) di Biblio Official. Promo khusus pengguna baru di aplikasi Tokopedia! Download Tokopedia App. Tentang Tokopedia Mitra Tokopedia Mulai Berjualan Promo Tokopedia Care. Kategori. Masuk Daftar. oppo a96 ms glow meja komputer masker a Laa Tahinuu Walaa Tahzanuu ; Jangan Lemah dan Jangan Bersedih 250 |a Mahmud asy-Syafrowi ; Penyunting: Naafiah |b Cet. 1 260 |a Yogyakarta |b Mutiara Media |c 2010 300 |a HAL. 200, JIL. 1 |c 15X23 CM 650: 0 |a PENGETAHUAN AGAMA 850 |a PDAPD 990 |a 2651. PDAPD. 2012 990 Islaamka waa Diin Xaq ah waxayna inta Aaminsan Diintaan Islaamka rumeysanyihiin inay tahay Diin amaan,nabad galyo naxariis iyo nasteexo Walaatahinuu walaa tahzanuu wa-antumul a'launa in kuntum mu'miniin (a); Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang beriman. Bacakan. ―QS. Ali Imran [3]: 139. Walaa tahinuu walaa tahzanuu wa antumul a'alauna inkuntum mu,miniin"(Dan janganlah kamu -merasa- lemah, dan jangan -pula- bersedih hati, sebab kamu paling tinggi -derajatnya- jika kamu orang yang x6UcG. 0% found this document useful 0 votes7 views4 pagesOriginal TitleLAA TAHINUU WALAA TAHZANUUCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes7 views4 pagesLaa Tahinuu Walaa TahzanuuOriginal TitleLAA TAHINUU WALAA TAHZANUUJump to Page You are on page 1of 4 You're Reading a Free Preview Page 3 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Mushaf Standar Indonesia وَلَا تَهِنُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَنْتُمُ الْاَعْلَوْنَ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ ﴿آل عمران ۱۳۹﴾ Terjemahan IndonesiaDan janganlah kamu merasa lemah, dan jangan pula bersedih hati, sebab kamu paling tinggi derajatnya, jika kamu orang beriman. QS. Ali 'Imran 139 Mushaf Madinah وَلَا تَهِنُوا۟ وَلَا تَحْزَنُوا۟ وَأَنتُمُ ٱلْأَعْلَوْنَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ Huruf Arab Gundul ولا تهنوا ولا تحزنوا وأنتم الأعلون إن كنتم مؤمنين Transliterasiwalaa tahinuu walaa tahzanuu wa-antumu al-a’lawna in kuntum mu/miniina Sudah sejauh mana interaksi Anda dengan ayat ini? boleh pilih lebih dari satuMembaca Mempelajari Mendakwahkan Mengamalkan Menghafal Uploaded byAnonymous YKxBqm 0% found this document useful 0 votes0 views3 pagesCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes0 views3 pagesAyat Tilawah RumiUploaded byAnonymous YKxBqm Full descriptionJump to Page You are on page 1of 3Search inside document Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Ilustrasi Mempelajari Alquran. Sumber Alena Darmel/ wa la tahinu wala tahzanu adalah salah satu kutipan ayat dalam Surat Ali Imran. Seperti apa bunyi dan arti lengkap dari wa la tahinu wala tahzanu? Berikut pembahasannya untuk Wa La Tahinu Wala Tahzanuوَلَا تَهِنُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَنْتُمُ الْاَعْلَوْنَ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ - ١٣٩Artinya Dan janganlah kamu merasa lemah, dan jangan pula bersedih hati, sebab kamu paling tinggi derajatnya, jika kamu orang tulisan Arab dari bacaan wa la tahinu wala tahzanu dalam Alquran Surat Ali Imran ayat 139. Surat Ali Imran merupakan surat ketiga dalam kitab suci Alquran dan terdiri dari 200 ayat. Surat ketiga dalam Alquran ini termasuk dalam golongan surat Madaniyah, yakni surat yang diturunkan di Madinah. Lalu, apa makna Surat Ali Imran ayat 139?Makna Surat Ali Imran Ayat 139Berdasarkan terjemahan di atas, dapat dipahami bahwa arti dari ayat ke-139 Surat Ali Imran, yaitu Dan janganlah kamu merasa lemah, dan jangan pula bersedih hati, sebab kamu paling tinggi derajatnya, jika kamu orang beriman. Masya Allah Tabarakallah, Maha Benar Allah Atas seluruh memahami Alquran, penting bagi kita untuk belajar agama dengan ahlinya seperti ustaz atau guru agama. Hal ini diperlukan agar kita memperoleh bimbingan dalam mempelajari agama dan terhindar dari risiko kesesatan akibat belajar agama sendirian. Naudzubillah min dzalik. Oleh sebab itu, pada pembahasan kali ni, kita akan berusaha belajar secara umum. Bila ada pertanyaan, tanyakan pada ustaz atau guru agama Anda, ya!Ilustrasi Belajar Agama. Sumber Pok Rie/ dkk. dalam bukunya yang berjudul Tafsir Pendidikan Konsep Pendidikan Berbasis Alquran menjelaskan bahwa ayat ke-139 dalam Surat Ali Imran membicarakan kelompok pejuang pada Perang Uhud. Kala itu, mereka tidak meraih kemenangan bahkan menderita luka dan pembunuhan. Sebaliknya, saat Perang Badar mereka dengan gemilang meraih kemenangan dan berhasil melawan. Wallahu a’lam bish-shawab sebab Allah Yang Maha Mengetahui sebenar-benarnya melalui firman Allah SWT dalam Surat Ali Imran ayat 139, kita perlu berbaik sangka sebab Allah SWT yang mengatakan pada hamba-Nya, “Dan janganlah kamu merasa lemah, dan jangan pula bersedih hati, sebab kamu paling tinggi derajatnya, jika kamu orang beriman”.Semoga kita menjadi hamba yang senantiasa berbaik sangka, optimis, dan mendapatkan rida Allah SWT. Aamiin. AA - Arti Wala Tahinu Wala Tahzanu, Kutipan Surat Ali Imran Ayat 139, Jangan Lemah dan Bersedih Hati. Kalimat Wala Tahinu Wala Tahzanu, adalah penggalan atau kutipan dari ayat Alquran Surat Ali Imran ayat 139. Wala tahina wala tahzanu artinya = Dan janganlah kamu merasa lemah, dan jangan pula bersedih hati. Berikut bacaan lengkap surat Ali Imran ayat 139. Tulisan Arab وَلَا تَهِنُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَنْتُمُ الْاَعْلَوْنَ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ - ١٣٩ Latin ArabWalaa tahinuu walaa tahzanuu wa antumul a'launa in kuntummukminiina. Artinya Dan janganlah kamu merasa lemah, dan jangan pula bersedih hati, sebab kamu paling tinggi derajatnya, jika kamu orang beriman. Firman Allah dalam Surat Ali Imran mengajak orang-orang beriman untuk tidak perlu merasa lemah atau bersedih hati ketika mendapat ujian atau musibah. Tetaplah di jalan Allah, sabar, tawakkal dan istiqamah. Insya Allah orang yang beriman merekalah yang dijanjikan Allah paling tinggi derajatnya. Dalam buku berjudul Tafsir Pendidikan Konsep Pendidikan Berbasis Alquran, karya Izzan, dkk, menjelaskan bahwa turunnya ayat ke-139 dalam Surat Ali Imran itu, membicarakan kelompok pejuang pada Perang Uhud. Kala itu, mereka tidak meraih kemenangan bahkan menderita luka dan pembunuhan. Sebaliknya, saat Perang Badar mereka dengan gemilang meraih kemenangan dan berhasil melawan. Namun, melalui firman Allah SWT dalam Surat Ali Imran ayat 139, kita perlu berbaik sangka sebab Allah SWT yang mengatakan pada hamba-Nya, “Dan janganlah kamu merasa lemah, dan jangan pula bersedih hati, sebab kamu paling tinggi derajatnya, jika kamu orang beriman”. Di masa sekarang, dikutip dari tausiah Dr Zulkhaidir dari Kemenag Kepulauan Riau mengatakan lemah memang menjadi salah satu sifat manusia. Namun sifat merasa lemah menurutnya masih bisa dimanage dengan baik. Semangatlah dengan dasar ayat ini,

walaa tahinuu walaa tahzanuu